Terima Kasih

Ada seorang temanku yang unik. Poniman namanya. Temanku yang satu ini tidak lupa untuk mengucapkan terima kasih setiap mengakhiri berinteraksi dengan seseorang. Misalnya berterima kasih kepada pedagang ketika belanja, mengucapkan terima kasih kepada sopir saat turun dari angkutan dan lain2.

Suatu hari, karena kebutuhan yang mendesak, aku pinjam uang padanya. Dan pada waktu yang aku janjikan, aku belum bisa mengembalikan. Akhirnya setelah 1 minggu, aku baru bisa mengembalikannya. Ketika aku menyerahkan uangnya, dia bilang,’terima kasih’. Lho, aku yang pinjam dan terlambat mengembalikan malah keduluan bilang terima kasih.

Di lain waktu, ada seseorang yang dengki kepadanya. Dia menjelekkan Poniman di mana-mana. Dan suatu ketika saat aku dan Poniman jalan-jalan, kami bertemu dengan orang tersebut. Apa yang dilakukan Poniman? Dia menjabat tangannya dan bilang, ‘terima kasih’.

Aku heran dengan temanku yang satu ini. Kalau orang lain,mungkin akan mendampratnya. Tapi dia tidak. Katanya, orang yang difitnah dan bisa bersabar, pahala menanti dan dosa diampuni.

Terkadang aku malu pada Poniman. Aku termasuk seringkali lupa mengucapkan terima kasih. Dan seingatku, aku belum pernah mengucapkan terima kasih kepada orang tuaku yang telah membesarkan, merawat,mendidik dan menyekolahkan aku sampai aku menjadi seperti sekarang ini.

Oh,ya. Terima kasih kepada rekan-rekan yang telah singgah di blog saya ini. Sekali lagi,terima kasih.

Migrasi Dokumen

Kemarin, Ms windows di kantor, mengalami masalah. Tiap kali mau login, komputer kembali booting. Lalu saya coba booting dengan safe mode, ternyata berhasil.

Lalu seperti biasanya kalo MS windows error,langkah pertama, saya scandisk untuk memeriksa kesehatan hardisk. Ini karena kebiasaan listrik di sini suka byar pet,sehingga dugaan saya, kemungkinan file windows ada yang corrupt. Setelah itu saya coba recovery dan kemudian rebooting.

Ternyata, windows tetap tidak mau jalan. Karena sudah pusing,akhirnya saya menyerah dan pakai solusi terakhir. INSTAL ULANG WINDOWS.
Dari sini timbul masalah lagi. Ketika instal,tidak ada pilihan repair dan pilihannya hanya instal bersih dan diformat. Padahal data-data ada di Folder My Document,yang secara default berada di drive C.
Untungnya, saya punya simpanan CD Knoppix. Saya booting komputer dengan Knoppix dan kemudian akhirnya bisa membackup data di USB hardisk. Alhamdulillah, akhirnya saya bisa instal windows dengan tenang.
Agar data lebih aman, saya pindahkan My Document ke drive D. Adapun langkah langkahnya adalah sebagai berikut.
1. Buka My Computer-tekan tombol Windows+e
2. Membuat folder baru di drive D,misalkan Dokumenku.
3. Lalu klik kanan di folder my document
4. Pilih properties
5. Lalu klik Move
6. Pada Select destination, pilih D:\Dokumenku,lalu klik OK.
6. klik apply. Sekarang my document sudah di drive D.
Akhirnya aku cari makan siang. Lapar gara2 MaS Windows:-)