Power Remover : Good Remover

power remover

Pada era saat ini, kehidupan kita tidak terlepas dari komputer, baik dalam pekerjaan maupun hiburan. Pemakaian komputer tidak selamanya lancar. Ada beberapa kendala yang mengganggu dalam pemakaiannya yang salah satunya adalah adanya malware (virus/worm/spyware/trojan/dll).
Malware yang cukup mengganggu dan menyerang sebagian besar pengguna komputer di negeri ini adalah worm yang mayoritas buatan anak negeri juga. Untuk menghadapi serangan worm tersebut, diperlukan program antivirus maupun remover. Salah satunya adalah Power Remover.

Power Remover dibuat oleh Doni Wahyu Isp yang dikenal dengan dnaextrim. Mas Doni ini adalah anak Palembang, salah satu kota di pulau Sumatera. Dia aktif di beberapa forum, diantaranya di forum.vb-bego.com, www.palembangcyber.com, www.yogyafree.net/forum, www.virus.ognizer.net, www.acehline.coolbb.net, forum.ditabrak.biz

Power Remover merupakan program yang dapat digunakan untuk melakukan pencarian dengan cepat dan akurat dan mampu mendeteksi file-file yang memiliki kesamaan. Power Remover bisa anda gunakan untuk membersikan virus yang terinfeksi dikomputer anda dengan cara mamasukan file virus tersebut kedalam Power Remover untuk di analisa dan Power Remover akan membantu anda untuk mendapatkan file tersebut pada komputer anda yang terinfeksi. Salah satu keunggulan dari Power Remover adalah pendeteksian badscript dan badcode yang biasanya ada di virus-virus vbs. Selain itu metode pendeteksiannya cukup akurat.

Beberapa hal mengenai Power Remover 1.9.7 adalah sebagai berikut:

1. Memiliki tampilan Proses sehingga anda dapat dengan mudah melihat proses tersebut termasuk alamat file serta icon dari suatu process yang terdapat pada tampilan proses yang ada di Power Remover anda juga dapat membunuh/mematikan proses yang anda inginkan.
2. Mempunyai fasilitas pengambilan sampel file dari proses dan anda juga dapat mengambil sampel file dengan cara membrowse jika anda sudah mengetahui alamatnya.
3. Menggunakan metode pencarian yang lebih canggih dapat mengenali file yang memiliki icon yang sama.
4. Menggunakan metode pencarian null byte sehingga proses scanning jauh lebih cepat jika dibandingkan dengan metode CRC bahkan sulit untuk ditembus dengan metode polymorphic.
5. Metode yang digunakan 7 metode.
6. Mempunyai fasilitas tambahan untuk melakukan karantina pada file yang tertangkap.
7. Mempunyai fasilitas multi Target(sampel) sehingga mampu menganalisa file target/sampel
lebih dari satu file dan tetap melakukan scanning dengan cepat. Fasilitas ini baru di pasang pada “Find Target Files” dan belum berfungsi pada multi target proses.
8. Penambahan fasilitas multi target pada proses.
9. Penambahan fasilitas untuk target yang berupa script (vbs).
10. Penambahan Fasilitas Bad Code yang mampu mendeteksi file yang memiliki Code Berbahaya.
11. Fasilitas warna pada hasil scanning sehingga user dapat dengan mudah mengetahui apakah file tersebut 100% akurat, 50% keakuratannya atau hanya file yang memiliki Code Berbahaya jika user mengaktifkan fasilitas Bad Code.
12. Penambahan Fasilitas Bad Script yang langsung dalam keadaan aktif ketika user menjalan program Power Remover 1.7.
13. Penambahan Tool program “Document Infected Cutter” yang berfungsi untuk memisahkan kembali file Document yang terinfeksi oleh virus.
14. Penambahan Tool program “Set Attribute” yang berfungsi untuk mengeset attribute beberapa file hanya dengan melakukan Drag And Drop untuk memasukan file yang ingin disetting dan user dapat dengan mudah mengesetnya hanya dengan memberikan/menghilangkan centangan yang ada pada checkbox.
15. Perbaikan pada metode pendeteksi file Document yang terinfeksi (Power Remover dan Document Infected Cutter).
16. Penambahan Tool “Power Quarantined Restore” yang berfungsi untuk melakukan pembacaan terhadap file yang dikarantina oleh “Power Remover 1.7” (hanya mendukung Power Remover Versi 1.7).
17. Penambahan Fasilitas untuk mendeteksi file Document yang ekstensi file telah dirubah.
18. Tampilan Merah Putih sesuai dengan bendera bangsa indonesia.
19. Laporan hasil scanning yang lebih detil.
20. Penambahan fasilitas Log untuk aktifitas penggunakan Program Power Remover.
21. Pembahan Form baru yang berfungsi membaca file Log setiap scanning selesai dengan menekan tombol View Report.
22. Fasilitas DisInfect yang langsung terintegerasi dengan Tool “Document Infected Cutter” yang tersedia satu paket dengan Power Remover sehingga dapat melakukan disinfect file dengan sangat mudah.

Power Remover dapat didownload di www.donixsoftware.web.id . Dalam paket Power Remover, terdapat beberapa program terpisah yang mendukung Power Remover. Program-program tersebut adalah:
1. Set Attribute dan Set All Attribute yang berfungsi untuk mengeset attribute beberapa file hanya dengan melakukan Drag And Drop untuk memasukan file yang ingin disetting dan user dapat dengan mudah mengesetnya hanya dengan memberikan/menghilangkan centangan yang ada pada checkbox.
2. Power Quarantined Restore untuk merestore file yang dikarantina Power Remover
3. Document Infected Cutter yang berfungsi untuk memisahkan kembali file Document yang terinfeksi oleh virus.
4. Power Renamer yaitu program untuk melakukan penamaan ulang suatu file secara rekursif yang mengandung karakter tertentu.
5. Power Live Protector yaitu program yang bertugas melakukan pengamanan dari file-file yang patut dicurigai secara live. Power Live Protector ini mirip seperti versi live dari Power Remover. Bedanya, program ini realtime mengawasi aktifitas penggunaan komputer dari aktifitas berbahaya. Program ini menggunakan beberapa plugin yang mendukung fungsi pengawasannya diantaranya adalah:
a. Plugin SMPCRC32
b. Plugin Avigen
c. Plugin Clamav sehingga bisa memanfaatkan database dari clamav (seperti halnya PCMAV). Plugin ini juga bisa dimanfaatkan para pembuat antivirus yang dibuat dengan Visual Basic.

Catatan :

Power Remover 2.1 sedang tahap ujicoba. Tunggu kehadrannya!!!

Sumber :
Readme Power Remover
www.donixsoftware.web.id

Jaka Tayub kecurian!! (bagian 1)

Jaka Tayub adalah salah satu mahasiswa Universitas Wiro Sableng (UWS), Fakultas Ilmu Tenun dan Santet. Dia menduduki semester akhir dan sedang menyelesaikan skripsinya dengan judul “Jurus-jurus ampuh para dukun dalam menghadapi era globalisasi “. Berhari-hari dia berjuang menyelesaikan skripsinya, mulai dari mengajukan judul, membuat proposal, membuat penelitian, sampai saat ini menyusun skripsi. Selain puasa “mutih”, dia juga begadang tiap malam mengetik skripsinya.

Susah payah dia berjuang menyelesaikan skripsinya dengan tempo sesingkat-singkatnya karena orang tua Nyawang Mbulan mengultimatum Jaka Tayub agar segera lulus dan menjadi sarjana. Jika tidak, dia tidak diperbolehkan mempersunting Nyawang Mbulan yang sudah 20 tahun menjadi pacarnya.

Di malam terakhir sebelum sidang skripsi, dia sudah menyelesaikan pengetikan skripsinya. Ketika mau mencetak hasil ketikannya, printernya ngadat. Dia mencoba mengotak-atik dan membongkar printernya, namun dia lupa memasang kembali bagian-bagian printernya.

Dengan terpaksa, di tengah malam dia pergi ke rumah Mbah Jayus yang terkenal sebagai dukun yang paling sakti. Ketika sampai di rumah Mbah Jayus, ternyata rumahnya sudah gelap. Jaka Tayub berpikir bahwa si empunya rumah sudah tidur. Meskipun Mbah Jayus sudah tidur, Jaka Tayub memberanikan diri untuk membangunkannya karena situasi sudah mendesak.

“Tok…Tok…Tok!!!, Permisi Mbah!!”, teriak Jaka Tayub sambil mengetuk pintu.

“Tok…tok…tok…!!! Permisi mbah!!!”, teriak Jaka Tayub lagi.

Setelah tiga belas kali Jaka Tayub mengetuk pintu, terdengar suara orang berjalan dari dalam rumah dan kemudian membuka pintu.

“Siapa??? Malam-malam datang ke rumah orang. Ini sudah waktunya Mbah bersemedi”,tanya Mbah Jayus sambil memicingkan matanya yang sipit sehingga menjadi semakin sipit.

“Saya, Mbah. Jaka Tayub, anaknya Jaka Cengkir!”, jawab Jaka Tayub.

“Oh, kamu, Yub. Ngapain malam-malam datang ke sini. Nggangguin orang semedi aja”

“Maaf, mbah. Begini , printer saya rusak. Padahal saya perlu sekarang untuk mencetak skripsi saya. Besok sudah mau sidang”, ujar Jaka Tayub memelas.

“Oh begitu, ayo masuk”, kata Mbah Jayus mempersilahkan.

“Begini Yub, karena kamu datang malam-malam dan mendesak, tarif perbaikan printernya mahal lho. Bisa kamu bayar?”

“Bisa Mbah, berapapun akan saya bayar. Kalau kurang, boleh ngutang dulu kan, mbah?”, kata Jaka Tayub.

” Ya udah, ndak apa-apa. Itung-itung amal. Mbah juga pernah jadi mahasiswa. Sini printermu”

Jaka Tayub menyerahkan printernya ke Mbah Jayus. Kemudian Mbah Jayus membakar kabel tujuh warna sambil komat-kamit membaca mantra. Ajaib. Printer Jaka Tayub seketika menjadi utuh, seperti sebelum dibongkar. Bahkan terlihat seperti baru.

“Terima kasih, mbah. Ini uang rokoknya”, Jaka Tayub menyerahkan sejumlah uang kepada Mbah Jayus.

” Terima kasih. Jangan lupa, uang makan-nya menyusul!!””

“Beres mbah”, kata Jaka tayub sambil ngeloyor pergi.

Dengan tergesa-gesa, Jaka Tayub pulang ke rumah. Namun, ketika dia sudah sampai di rumah, betapa terkejutnya dia. Di kamar, dia tidak lagi menemukan komputernya yang baru dibeli secara kredit 2 minggu yang lalu. Yang ada adalah komputer butut. Terbayang di benak Jaka Tayub, dia tidak bisa mempersunting Nyawang Mbulan yang cantik karena gagal menghadapi sidang skripsi besok. Dan, Jaka Tayub pun pingsan.

Pagi-pagi buta, Jaka tayub terbangun, mendengar pintu rumahnya digedor oleh orang yang suaranya mirip Nyawang Mbulan.

“Tok…tok…tok…tok…, Kang Jaka!!!Kang Jaka!!! Tok…Tok…”

Jaka berjalan ke arah sumber suara dan kemudian membukakan pintu.

“Ada apa, dinda!! Kok pagi-pagi sudah ke sini. Kangen ya?”, tanya Jaka Tayub.

“Printerku hilang, kang.! Tadi pagi, waktu dinda bangun, printer dinda yang kemarin beli dengan Akang, tiba-tiba tidak ada. Yang ada, printer rongsokan”, jawab Nyawang Mbulan sambil menangis.

“wah, sama dong!!, komputer Akang juga hilang, padahal skripsi akang ada di situ dan belum dicetak!! Hari ini mau sidang skripsi”

Teringat hal itu, Jaka Tayub pingsan lagi.

 

Siapakah yang mencuri printer dan komputer??

 

Maaf, cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan peristiwa, nama dan tempat, hanyalah kebetulan belaka!! ūüôā He..he..

Pengamanan File (bagian 2)

  Tahun lalu banyak di antara kita yang  menjadi korban  worm (secara umum kita menyebutnya virus) yang menginfeksi file Microsoft Word (.doc), Microsoft Excel (.xls), file database (.dbf, .mdb) yaitu kespo/kspoold. Ada juga virus zulanik yang mengubah file dokumen menjadi berformat .bmp. Selain itu ada juga virus tunggul kawung yang pada varian terakhir menginfeksi tidak hanya file Microsoft Office, melainkan juga file OpenOffice, mp3, jpg, dan lain-lain.  Efek dari virus-virus ini adalah file bisa terhapus antivirus lain, tidak bisa dibuka bahkan hilang sama sekali sehingga tidak bisa diperbaiki lagi. Ini tentunya sangat merugikan, apalagi file-file tersebut adalah file penting yang sulit untuk memperolehnya kembali.  
  Beberapa cara agar file-file (dokumen) bisa selamat dari serangan virus adalah: 

Waspada terhadap serangan virus

  Sering kali saya mendengar teman yang mengeluh komputernya terserang virus, padahal dia sudah memasang antivirus. Kebanyakan dari  mereka sudah yakin komputernya aman dengan memasang antivirus, padahal ketika diperiksa komputernya, antivirus yang terinstal sudah lama tidak di-update. Bahkan, ada yang antivirusnya sudah kedaluarsa selama setahun. Antivirus adalah salah satu solusi untuk mengamankan komputer dari serangan virus. Syaratnya antivirus tersebut harus sering di-update, paling tidak seminggu sekali. Ini karena antivirus sangat tergantung dari database virus yang dimilikinya untuk mengenali virus.  Selain itu, yang tidak kalah penting dari rajin meng-update antivirus adalah pemilihan antivirus yang tepat dan bagus. Sebaiknya cari antivirus yang sudah banyak direkomendasikan, baik oleh situs-situs maupun majalah-majalah. Sebagai salah satu  bahan referensi hasil pengujian antivirus di awal tahun 2008 , silahkan baca artikel dari Mas Ebta Setiawan di www.ebsoft.web.id.

     Kenapa pemilihan antivirus yang bagus dan tepat penting? Karena penggunaan antivirus yang tidak tepat justru akan menyebabkan komputer malah rentan mengalami kerusakan yang lebih parah akibat virus tersebut. Beberapa mengenai hal ini silahkan baca artikelnya Pak Yohanes Nugroho di www.klik-kanan.com. Penggunaan antivirus dalam pengamanan komputer bukanlah jaminan bahwa komputer pasti aman. Meskipun para pembuat antivirus terus mengembangkan pendeteksian dini dari serangan virus baru, para pembuat virus tentunya tak mau kalah. Para pembuat virus selalu memperbarui tekniknya sehingga bisa mengelabuhi antivirus yang ada.Karena itulah, yang paling penting dalam mengamankan komputer adalah perilaku hati-hati dalam memakai komputer.

Virus-virus lokal yang banyak beredar sebagian besar memanfaatkan kecerobohan pemakai komputer yang tidak memperhatikan file yang dibuka. Virus biasanya mengecoh pengguna komputer dengan beberapa cara diantaranya menggunakan ikon tertentu, misalnya : folder, Ms Word, game, mp3 , menggunakan ekstensi ganda, misalnya : *.doc.exe, *.mp3.exe, *.jpg.vbs, menggunakan autorun, menyembunyikan file virusnya, dan lain-lain  

Beberapa hal untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap serangan virus adalah: Baca lebih lanjut