Pengamanan File (bagian 2)


  Tahun lalu banyak di antara kita yang  menjadi korban  worm (secara umum kita menyebutnya virus) yang menginfeksi file Microsoft Word (.doc), Microsoft Excel (.xls), file database (.dbf, .mdb) yaitu kespo/kspoold. Ada juga virus zulanik yang mengubah file dokumen menjadi berformat .bmp. Selain itu ada juga virus tunggul kawung yang pada varian terakhir menginfeksi tidak hanya file Microsoft Office, melainkan juga file OpenOffice, mp3, jpg, dan lain-lain.  Efek dari virus-virus ini adalah file bisa terhapus antivirus lain, tidak bisa dibuka bahkan hilang sama sekali sehingga tidak bisa diperbaiki lagi. Ini tentunya sangat merugikan, apalagi file-file tersebut adalah file penting yang sulit untuk memperolehnya kembali.  
  Beberapa cara agar file-file (dokumen) bisa selamat dari serangan virus adalah: 
  1.  Hal yang paling penting dan kita sering lupa untuk melakukannya  adalah  selalu mem-backup file yang ada di komputer. File-file tersebut bisa di-backup  baik ke media CD/DVD, flashdisk, komputer lain via jaringan maupun server di lokasi lain. Beberapa program untuk mem-backup dapat ditemukan di www.snapfiles.com, www.softpedia.com , www.xtort.net, dan beberapa situs penyedia program lainnnya. Program-program tersebut banyak yang merupakan freeware sehingga kita tidak perlu membayar untuk memakainya. Sebaiknya file backup disimpan di beberapa tempat untuk mengantisipasi kejadian yang tidak terduga misalkan bencana kebakaran, banjir dan lain-lain. 
  2.   Simpan file di folder yang diberi nama dengan nama yang berawalan karakter unik ASCII, misalnya  √ DATAKU ( karakter √ diperoleh dengan menekan alt+251: ) ( lihat artikel sebelumnya di sini)
  3.  Cara ketiga adalah Jadilah diri sendiri.
       Maksudnya adalah file dokumen kita disimpan dengan ekstensi yang berbeda. Dulu saran yang sering saya terima dari teman-teman adalah jangan menyimpan hasil ketikan dengan ekstensi .doc biar tidak terkena virus. Mungkin saran ini cocok untuk virus makro. Namun, saat ini virus tidak hanya mengincar file yang berekstensi doc, bahkan file OpenOffice pun bisa diinfeksi. Oleh karena itu, cara yang lebih aman menurut saya (namun agak merepotkan) adalah dengan mengubah ekstensi file kita dengan ekstensi lain yang unik.
Contohnya, file hasil ketikan biasanya disimpan dengan format dokumen/ekstensi .doc. Setelah disimpan dengan ekstensi .doc, file tersebut diubah namanya menjadi berekstensi (misalnya) .doi.
Agar file dengan ekstensi .doi terkait dengan program pembuka file .doc (dalam hal ini adalah MS Office), Langkah langkah yang perlu dilakukan adalah
  •  Registry Editor dengan mengetikkan Regedit di Menur RUN. 
  • Kemudian pilih HKEY_CLASSES_ROOT, dan cari .doc (ekstensi yang kita ubah namanya).  Klik kanan di  key .doc, lalu pilih Export. Simpan dengan nama (misalnya) doc1.reg. Jika kita buka dengan notepad, isi dari file doc1.reg adalah  
{ Windows Registry Editor Version 5.00 
[HKEY_CLASSES_ROOT\.doc]@=”Word.Document.8″“Content Type”=”application/msword” 
[HKEY_CLASSES_ROOT\.doc\OpenWithList] 
[HKEY_CLASSES_ROOT\.doc\OpenWithList\WordPad.exe]@=”” 
[HKEY_CLASSES_ROOT\.doc\PersistentHandler]@=”{98de59a0-d175-11cd-a7bd-00006b827d94}” 
[HKEY_CLASSES_ROOT\.doc\ShellNew] 
[HKEY_CLASSES_ROOT\.doc\Word.Document.6] 
[HKEY_CLASSES_ROOT\.doc\Word.Document.6\ShellNew]“FileName”=”winword.doc” 
[HKEY_CLASSES_ROOT\.doc\Word.Document.8]
 [HKEY_CLASSES_ROOT\.doc\Word.Document.8\ShellNew]“FileName”=”winword8.doc” 
[HKEY_CLASSES_ROOT\.doc\WordDocument] 
[HKEY_CLASSES_ROOT\.doc\WordDocument\ShellNew]“FileName”=”winword2.doc” [
HKEY_CLASSES_ROOT\.doc\WordPad.Document.1] 
[HKEY_CLASSES_ROOT\.doc\WordPad.Document.1\ShellNew]“NullFile”=””

}
 
  • Setelah itu pilih HKEY_LOCAL_MACHINE-SOFTWARE-Classes-.doc.
  • Lalu klik kanan di key .doc, dan pilih export. Simpan dengan nama doc2.reg.  Jika kita lihat di Notepad, isi dari file tersebut adalah : 
{
Windows Registry Editor Version 5.00 
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\.doc]
@=”Word.Document.8″“Content Type”=”application/msword” 
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\.doc\OpenWithList]
 [HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\.doc\OpenWithList\WordPad.exe]
@=”” 
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\.doc\PersistentHandler]
@=”{98de59a0-d175-11cd-a7bd-00006b827d94}”
 [HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\.doc\ShellNew]
 [HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\.doc\Word.Document.6]
 [HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\.doc\Word.Document.6\ShellNew]
“FileName”=”winword.doc” 
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\.doc\Word.Document.8]
 [HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\.doc\Word.Document.8\ShellNew]
“FileName”=”winword8.doc”
 [HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\.doc\WordDocument] 
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\.doc\WordDocument\ShellNew]
“FileName”=”winword2.doc”
 [HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\.doc\WordPad.Document.1] 
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\.doc\WordPad.Document.1\ShellNew]
“NullFile”=”” }   
  • Setelah itu buka file doc1.reg dan doc2.reg. Ubahlah .doc menjadi .doi, kemudian simpan masing-masing menjadi doi1.reg  dan doi2.reg. Isi dari file doi1.reg dan doi2.reg masing-masing adalah 
 { 
Windows Registry Editor Version 5.00 
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\.doi]
@=”Word.Document.8″“Content Type”=”application/msword” 
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\.doi\OpenWithList] 
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\.doi\OpenWithList\WordPad.exe]
@=”” 
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\.doi\PersistentHandler]
@=”{98de59a0-d175-11cd-a7bd-00006b827d94}” 
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\.doi\ShellNew] 
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\.doi\Word.Document.6] 
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\.doi\Word.Document.6\ShellNew]
“FileName”=”winword.doc”
 [HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\.doi\Word.Document.8]
 [HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\.doi\Word.Document.8\ShellNew]
“FileName”=”winword8.doc”
 [HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\.doi\WordDocument]
 [HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\.doi\WordDocument\ShellNew]
“FileName”=”winword2.doc” 
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\.doi\WordPad.Document.1]
 [HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\.doi\WordPad.Document.1\ShellNew]
“NullFile”=”” 
} 
 { 
Windows Registry Editor Version 5.00
  [HKEY_CLASSES_ROOT\.doi]@=”Word.Document.8″“Content Type”=”application/msword” 
[HKEY_CLASSES_ROOT\.doi\OpenWithList] 
[HKEY_CLASSES_ROOT\.doi\OpenWithList\WordPad.exe]@=”” 
[HKEY_CLASSES_ROOT\.doi\PersistentHandler]@=”{98de59a0-d175-11cd-a7bd-00006b827d94}” 
[HKEY_CLASSES_ROOT\.doi\ShellNew] 
[HKEY_CLASSES_ROOT\.doi\Word.Document.6] 
[HKEY_CLASSES_ROOT\.doi\Word.Document.6\ShellNew]“FileName”=”winword.doc” 
[HKEY_CLASSES_ROOT\.doi\Word.Document.8]
 [HKEY_CLASSES_ROOT\.doi\Word.Document.8\ShellNew]“FileName”=”winword8.doc” 
[HKEY_CLASSES_ROOT\.doi\WordDocument] 
[HKEY_CLASSES_ROOT\.doi\WordDocument\ShellNew]“FileName”=”winword2.doc” 
[HKEY_CLASSES_ROOT\.doi\WordPad.Document.1]
 [HKEY_CLASSES_ROOT\.doi\WordPad.Document.1\ShellNew]“NullFile”=”” }
  •  Kemudian melalui jendela Explorer, klik kanan file doi1.reg dan doi2.reg kemudian pilih merge. Atau dengan menge-klik dua kali file doi1.reg dan doi2.reg tersebut. Untuk file-file dengan ekstensi lain (xls,odt,mp3,exe, jpg dan lain-lain) dapat dimodifikasi dengan cara serupa.   
 Catatan:
  1.   Nilai di registry tersebut adalah ketika file MS Word yang ada adalah di Microsoft Office 2003. Untuk Microsoft Office versi lain atau program lain mungkin menghasilkan nilai yang berbeda.
  2.   Jangan lupa membuat backup registry sebelum melakukan perubahan.
  3.  Jika repot mengubah nama file satu per satu, kita bisa memanfaatkan DOS untuk melakukannya. Di DOS, setelah berada di folder tempat file tersimpan, ketik ren *.doc *.doi 
@ Update 12 Februari 2008
 Langkah-langkah yang agak rumit di atas, dapat dipermudah dengan cara:
  

  1. Buka My Computer
  2. Pilih Menu Tools-Folder Options
  3. Pilih Tab File Types
  4. Tekan Tombol New
  5. Isikan Ekstensi Baru,misal .doi (pengganti.doc)
  6. Tekan Tombol Advance
  7. Di Associated File Type, Pilih Aplikasi yang menjalankannya, di sini adalah Microsoft Word Document
  8. Kemudian Tekan OK

Artikel terkait:
Sumber:
http://yudi.co.nr di artikel tentang mengamankan data dari virus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: